Breaking News

Tradisi Maulid Nabi

Loading

Tradisi Maulid
Sismanto HS
Beberapa dokumentasi berikut ini menunjukkan saat saya memberikan asupan gizi tentang tradisi maulid Nabi SAW kepada jamaah Masjid Nurul Huda Desa Mukti Jaya Kecamatan Rantau Pulung Kutai Timur, Ahad (10/11/2019). Meskipun tampil dengan dress code ustaz seadanya secara jas yang saya pakai adalah jas pernikahan saya memberanikan diri untuk bersemuka dengan masyarakat. Hal yang membuat saya agak sungkan adalah pada backdrop tertulis bahwa penceramah agamanya adalah ketua LDNU, padahal saya tidak terlalu mahir berceramah agama.
***
Perayaan maulid Nabi berawal ketika Salahudin al Ayubi menginginkan bagaimana supaya umat islam berkumpul dan bersatu, maka ketika itu yang dilakukan oleh Salahudin al Ayubi adalah membuat semacam lomba karya tulis tentang penulisan sejarah Nabi Muhammad SAW dan pemenangnya adalah Al Barzanji yang sampai sekarang dibaca di musholla-musholla kampung setiap malam Senin dan malam Jumat.
Tahap berikutnya yang dilakukan oleh Salahudin al Ayubi adalah menginformasikan kepada seluruh jamaah haji bahwa tahun berikutnya untuk diadakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di kampung-kampung dan di daerahnya masing-masing.
Saat ini dapat kita lihat maulid Nabi diperingati oleh umat Islam di seluruh jagad yang luar biasa dengan berbagai tradisi yang berbeda-beda antar satu daerah dengan daerah lainnya. Ini merupakan bentuk ungkapan cinta kepada Nabi Muhammad s a w dan merupakan salah satu jasa dari Salahuddin al Ayubi.
Misalnya saja ada beberapa daerah dalam merayakan tradisi Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dengan memberikan perhiasan telur yang ditancapkan pada batang pohon pisang. Filosofi perhiasan telur pada acara maulid nabi menurut dawuh Kyai Kholil yang mengatakan bahwa bahasa simbolik maulid pada telur dapat diuraikan sebagaimana berikut:
Pertama, pada kuning telur terdapat di bagian paling dalam dari sebuah telur. Dari kuning telur ini merupakan embrio dari sebuah proses kehidupan. Dalam bagian ini terdapat protein yang tinggi, maka dapat diibaratkan kuninv telur sebagai IHSAN dalam kehidupan, sebagai bagian yang paling penting.
Kedua; Putihan yang berfungsi sebagai pembungkus dan pelindung kuningan. Putihan disini diibaratkan sebagai ISLAM, setelah ihsan maka membentuklah sebuah keyakinan yaitu berupa islam.
Ketiga, Cangkang merupakan kulit terluar dari telur yang melindungi putihan dan kuningan telur tersebut. Cangkang diibaratkan IMAN dalam kehidupan. Ditancapkannya telur di pohon pisang maknanya adalah pohon pisang diibaratkan manusia. Dalam diri manusia terdapat perangkat qolbu yang didalamnya dapat tancapkan apa saja, kebaikan ataupun keburukan. Maka iman, islam; dan ihsan adalah harmonisasi risalah yang di bawa Nabi Muhammad SAW, yang jika di tancapkan pada diri manusia akan menghasilkan manusia yang tercermin dari pribadi Nabi Muhammad SAW.
Wallahu a’lam bishawab
#SoundSystem
#KyaiKampung
#LDNUKutim

About sismanto

Check Also

Senior Camp

After taking my wife to attend socialization at her school, Nala, my second son. I …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Discover more from Sismanto

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading