December 29, 2025
Blogs, Kajian Kitab
17
Dalam kitab nashoihul Ibad, Syaikh Nawawi Banten menukil sebuah peringatan tajam dari Abu Bakr Ash-Shiddiq RA tentang manusia yang memasuki alam akhirat tanpa bekal amal. Ia berkata:مَنْ دَخَلَ الْقَبْرَ بِغَيْرِ زَادٍ كَمَنْ رَكِبَ الْبَحْرَ بِلَا سَفِينَةٍArtinya:Barang siapa masuk ke dalam kubur tanpa bekal, maka ia seperti orang yang mengarungi lautan …
Read More »
September 8, 2008
Disertasi
27
Manajemen Perpustakaan Konvensional [youtube https://www.youtube.com/watch?v=TnOM5UznJAM?rel=0;&autoplay=1&w=560&h=315] Masalah utama yang di hadapi bangsa kita, khususnya dalam bidang pendidikan dalam menghadapi era globalisasi (terutama pasar global) adalah rendahnya tingkat kualitas sumberdaya manusia. Kecenderungan ini menuntut kita agar lebih proaktif dalam meningkatkan profesionalime tenaga kerja dalam bidang pendidikan (pustakawan). Hanya dengan tingkat kemampuan profesionalisme …
Read More »
2 weeks ago
Blogs, Kajian Kitab
5
Dalam tradisi kitab-kitab pesantren, wudhu tidak pernah diposisikan semata sebagai prosedur teknis sebelum shalat. Ia adalah laku spiritual yang bekerja pada lapisan kesadaran terdalam. Kitab Irsyadul ‘Ibad karya Zaynuddin bin Abdul Aziz al-Malibari merekam sejumlah hikmah yang menunjukkan bagaimana wudhu membentuk relasi antara iman, ketaatan, dan pertolongan ilahi. Dikisahkan tentang …
Read More »
2 weeks ago
Blogs, Kajian Kitab
6
Pembahasan tentang iman dalam kitab Tanqihul Qaul, tidak disajikan sebagai definisi kering, melainkan sebagai bangunan kesadaran yang hidup dan bekerja dalam diri manusia. Iman diposisikan bukan sekadar keyakinan batin yang statis, tetapi struktur nilai yang mengikat cara berpikir, cara merasa, dan cara bertindak. Kitab ini menegaskan bahwa iman memiliki dimensi …
Read More »
2 weeks ago
Blogs, Kajian Kitab
7
Dalam Tanqihul Qaul, pembahasan tentang fadhilah sholawat ditempatkan sebagai lanjutan logis dari basmalah. Jika basmalah adalah pintu amal, maka sholawat adalah jalan kedekatan. Kitab ini menegaskan bahwa sholawat bukan sekadar amalan lisan, melainkan medium spiritual yang menghubungkan manusia dengan Nabi Muhammad SAW, sekaligus sarana turunnya rahmat dan pengangkatan derajat. Penegasan …
Read More »
2 weeks ago
Blogs, Kajian Kitab
4
Dalam kitab Tanqihul Qaul, pembahasan tentang fadhilah basmalah tidak diletakkan sebagai wirid teknis semata, melainkan sebagai fondasi kesadaran amal. Sejak awal, kitab ini menegaskan bahwa Bismillahirrahmanirrahim bukan sekadar pembuka kalimat, tetapi pintu nilai yang menentukan arah dan kualitas perbuatan manusia. Basmalah berfungsi sebagai penanda bahwa sebuah aktivitas diletakkan dalam relasi …
Read More »
2 weeks ago
Blogs, Kajian Kitab
2
Dalam Tanqihul Qaul, pembahasan tentang La Ilaha Illa Allah tidak ditempatkan sekadar sebagai lafaz zikir, melainkan sebagai fondasi eksistensial kehidupan manusia. Kalimat tauhid ini diposisikan sebagai pusat orientasi batin, sumber ketenangan, dan kunci keselamatan. Sejak awal bab, kitab ini menggarisbawahi keutamaan kalimat tauhid dengan redaksi yang tegas: لا إله إلا …
Read More »
2 weeks ago
Blogs, Kajian Kitab
1
Dalam kitab Tanqihul Qaul karya Syeikh Nawawi Banten, pembahasan mengenai ilmu dan ulama diletakkan dalam kerangka normatif yang tegas, tetapi sekaligus membuka ruang analisis sosial yang luas. Sejak awal, kitab ini menegaskan bahwa keutamaan ilmu tidak diukur dari intensitas praktik individual, melainkan dari keluasan dampak sosialnya. Hal ini ditegaskan melalui …
Read More »
2 weeks ago
Blogs, Kajian Kitab
3
Pada titik tertentu dalam perjalanan spiritual, manusia tidak lagi sibuk memperbanyak amalan lahir, tetapi mulai resah dengan jarak batinnya sendiri kepada Allah. Kegelisahan ini bukan tanda kelemahan iman, melainkan isyarat bahwa jiwa sedang dipanggil menuju kedekatan yang lebih jujur dan lebih sunyi. Di bagian akhir Bab Tsani, maqolah ke-29 dan …
Read More »
2 weeks ago
Blogs, Kajian Kitab
4
Salah satu krisis paling serius dalam kehidupan modern adalah krisis kejujuran batin. Banyak orang tampak religius di ruang publik, aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, namun rapuh ketika sendirian. Kesalehan sering diukur dari citra, bukan dari kejernihan jiwa. Di titik inilah maqolah ke-28 dalam Nashoihul ‘Ibad karya Syaikh Nawawi al-Bantani …
Read More »