![]()
Oleh: Fathurrahman
Kelas 5B – SD YPPSB 3
Nama saya Fathurrahman. Saya bersekolah di SD YPPSB 3, tepatnya di kelas 5B. Usia saya 11 tahun dan cita-cita saya adalah menjadi seorang pengusaha sukses. Untuk mencapai cita-cita itu, saya harus rajin belajar dan tidak mudah menyerah. Asal saya dari Jawa Timur, tepatnya Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Namun, sekarang saya tinggal di Sangatta dan bersekolah di SD YPPSB 3.
Sekolah saya memiliki fasilitas yang lengkap dan nyaman. Ada perpustakaan untuk membaca, kantin untuk membeli makanan, aula sebagai tempat kegiatan, lapangan track untuk berolahraga, dan tentu saja toilet yang berguna untuk berganti baju setelah olahraga atau keperluan lainnya. Ruang kelasnya bagus, indah, dan nyaman. Bahkan, ada kelas yang menggunakan AC, khususnya di kelas 6.
Saat ini saya belajar di kelas 5B. Suatu ketika, infocus di kelas kami rusak. Guru kami, Pak Sismanto, dengan sigap membawa TV ke kelas agar kami tetap bisa belajar. TV itu digunakan untuk mencari materi di YouTube, mendengarkan lagu, dan juga bersenang-senang bersama.
Pak Sismanto atau biasa kami panggil Pak Sis adalah guru yang lucu dan pintar dalam berbagai mata pelajaran, seperti Agama, IPA, IPS, PPKn, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Walaupun saat pelajaran matematika, kadang beliau mencari referensi di Google, beliau tetap membuat pelajaran menjadi menarik. Selain mengajar, Pak Sis juga sering menjadi imam shalat Dzuhur di sekolah dan membimbing kami untuk berzikir serta menghafal doa-doa.
Pak Sis kadang harus keluar kota untuk mengikuti lomba. Saat kembali dari Bali, beliau pernah membawakan kami pulpen, dan itu membuat kami senang. Meski saya kadang merasa beliau suka bergaya di depan kelas, saya tahu bahwa beliau guru yang peduli dan ingin muridnya menjadi lebih baik. Saat mengajar, suasana dibuat santai namun serius. Bahkan saat ulangan, kami kadang diizinkan untuk lebih rileks.
Pak Sis juga punya usaha travel bernama Banyumili Travel. Meski usahanya belum terkenal, beliau pantang menyerah. Selain itu, beliau adalah penulis yang sudah menulis 13 buku. Salah satunya berjudul Aku Anak Nelayan, yang saya belum baca tetapi sudah mendengarnya dari teman.
Saya merasa sangat beruntung bersekolah di SD YPPSB 3. Di sini ada ekstrakurikuler baseball, permainan yang mirip kasti. Pada latihan pertama, kami diajari melempar, menangkap, dan memukul bola. Awalnya sulit karena bola bergerak cepat, tapi sekarang saya sudah cukup mahir, terutama dalam memukul bola. Setiap dua minggu sekali kami bermain game, dan jika sudah menguasai dasar permainan, kami akan bertanding dengan sekolah lain. Pelatih kami, Pak Purnomo, adalah atlet sekaligus pelatih profesional. Tim kami dijuluki “Baseball SD YPPSB 3 Monster Sangatta”.
Di kelas 5B, saya memiliki banyak teman. Ada yang ganteng, cantik, nakal, dan baik hati. Teman dekat saya antara lain Zaid, Farel, Rezky, Rizky, Rafli, Iyan, Nanda, Erin, Carissa, dan Nuraini. Semoga di kelas 6 nanti kami bisa tetap sekelas. Bersama mereka, saya merasakan banyak hal—senang, sedih, marah, dan tertawa.
Di SD YPPSB 3 banyak siswa berprestasi. Sekarang, sekolah sedang melatih peserta untuk O2SN. Saya termasuk yang terpilih, bersama Carissa dan Aina dari kelas 5B. Awalnya ada lima siswa, tapi dua di antaranya, Nuraini dan Nabila, mengundurkan diri. Saya merasa peluang saya semakin besar. Karena itu, saya akan belajar lebih giat agar nilai saya bisa lebih baik dari teman-teman lain.
Bagi saya, SD YPPSB 3 adalah sekolah terbaik di Sangatta, tempat saya belajar, bermain, berprestasi, dan membangun mimpi. Saya akan terus berusaha, pantang menyerah, dan menjaga semangat untuk meraih cita-cita saya menjadi pengusaha sukses.
Sismanto Kumpul dan Berbaris . . .