![]()
Ramadhan sebentar lagi tiba, setelah mendapat amanah baru sebagai PLT sekretaris PCNU Kutai Timur saya tetap fokus menyelesaikan buku panduan bagi para da’i LDNU yang akan digunakan untuk KulTum tarawih selama 25 hari pada bulan Ramadhan.
Mudah-mudahan proses pembuatan buku panduan yang berbasis dari sumber utama kitab "Nashoihul Ibad" ini segera terselesaikan sehingga dapat segera didistribusikan dan dijadwalkan pembekalan dan upgrading bagi dai LDNU nanti yang akan berdakwah pada kultum tarawih Ramadhan. Dengan asumsi pembukaan maksimal satu menit, isi Kultum lima menit dan penutup maksimal satu menit. Maka, tepat tujuh menit Kultum tarawih Ramadhan LDNU akan dilakukan di masjid dan musholla yang mengikutinya.
Tidak ada ustaz/dai yang dominan dengan memperpanjang durasi Kultum dan tidak ada ustaz yang merasa inferior bila mengacu pada buku panduan KulTum tarawih Ramadhan ini. Semuanya sama, serentak dengan tema yang sama, dan durasi waktu pelaksanaan KulTum juga sama, yaitu tujuh menit dan maksimalnya sepuluh menit.
Alhamdulillah, di tahun pertama program kultum tarawih Ramadhan ini tiga puluh dai LDNU siap berdakwah di tujuh belas masjid dan mushola di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Disamping itu, program unggulan LDNU lainnya adalah 14 masjid yang terjadwal Khotbah Jumat, dan 44 masjid/musholla yang tergabung dalam kuliah subuh Ramadhan.
Harapan saya, setelah sistem yang baku digunakan pada program KulTum tarawih Ramadhan, Khotbah Jumat, dan Kuliah Subuh Ramadhan berjalan dengan baik dan kontinyu saya akan menyerahkan tongkat kepemimpinan LDNU Kutai Timur kepada generasi baru yang lebih baik, kreatif, dan innovatif sehingga dakwah LDNU dapat diterima oleh semua kalangan
#LDNU
#KulTumTarawihRamadhan
Samarinda, 15 Maret 2020
Sismanto Kumpul dan Berbaris . . .
