TimeLine Layout

January, 2026

  • 20 January

    Nikmat yang Menipu

    Dalam kehidupan sosial hari ini, kita menyaksikan paradoks yang semakin terasa. Kemudahan hidup bertambah, akses ekonomi terbuka, teknologi memanjakan, tetapi kegelisahan justru meluas. Banyak orang bekerja keras, memiliki penghasilan, bahkan dipuji berhasil, namun batinnya rapuh, mudah mengeluh, dan cepat menyalahkan keadaan. Syaikh Nawawi al-Bantani mengutip sebuah peringatan keras tentang sikap …

    Read More »
  • 15 January

    Noto Sandal

    Jumat, 2 Januari 2026, saya ikut rombongan napak tilas isyarah pendirian Nahdlatul Ulama dan singgah di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo. Pesantren besar yang lahir dari mata air keilmuan dan adab para masyayikh. Sukorejo saya datangi bukan sekadar sebagai pesantren, tetapi sebagai simpul sejarah besar jam’iyah. Dari tempat inilah …

    Read More »
  • 15 January

    Patologi Syukur

    Salah satu patologi sosial paling menonjol dalam masyarakat kontemporer adalah hilangnya rasa cukup. Di tengah kemajuan ekonomi, akses digital, dan kemudahan hidup, justru muncul kegelisahan kolektif yang tidak pernah selesai. Banyak orang bekerja tanpa henti, memiliki lebih dari cukup, tetapi selalu merasa kurang. Fenomena ini melahirkan kecemburuan sosial, keluhan kronis, …

    Read More »
  • 14 January

    Menakar Waktu Pulang

    Setiap kali mengingat makam Sunan Kudus, satu nama selalu muncul lebih dulu dalam batin saya: KH. Turaichan Adjhuri. Bukan semata karena beliau alim atau karena saya pernah nyantri kepadanya, tetapi karena pada diri beliau saya menemukan satu hal yang jarang dibicarakan dalam dunia pendidikan dan keilmuan modern, yaitu ilmu yang …

    Read More »
  • 14 January

    Syahwat dan Kekuasaan

    Di awal Januari 2026, dunia dikejutkan oleh kabar besar dari Amerika Latin. Amerika Serikat melancarkan serangan militer ke Venezuela dan dalam operasi tersebut Presiden NicolΓ‘s Maduro beserta istrinya ditangkap. Serangan ini disertai ledakan di sejumlah titik strategis Caracas dan diikuti pernyataan resmi pemerintah AS bahwa tindakan tersebut dilakukan demi stabilitas …

    Read More »
  • 14 January

    Legitimasi Akal

    Sabtu, 10 Januari 2026, saya mendapat undangan untuk mewakili PCNU Kutai Timur dalam pembukaan pelatihan dai yang diselenggarakan oleh IKADI Kutai Timur di Teras Balad. Di ruang pertemuan yang sederhana itu, saya duduk di antara para dai dengan latar belakang yang beragam. Tema pelatihan terasa aktual, tetapi yang paling mengusik …

    Read More »
  • 14 January

    Kepemimpinan Batin

    Dunia modern bergerak cepat, tetapi kegelisahan manusia justru semakin dalam. Konflik, pertengkaran identitas, dan kegamangan makna sering kali tidak berangkat dari kekurangan pengetahuan, melainkan dari kerusakan batin. Di tengah situasi inilah Nashoihul Ibad karya Syaikh Nawawi Banten menghadirkan peringatan yang sederhana namun menentukan arah hidup. Pada maqolah ke-18 bab Tsanai, …

    Read More »
  • 14 January

    Nikah Siri, Poligami, dan Negara

    Berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sejak 2 Januari 2026 menyingkap ketegangan lama yang belum pernah benar-benar selesai antara moral agama, hukum negara, dan praktik sosial. Isu nikah siri, perzinaan, dan poligami kembali mengemuka bukan karena KUHP terlalu represif, melainkan karena publik belum selesai memahami …

    Read More »
  • 14 January

    Menunda Kehancuran

    Dalam Nashoihul Ibad, Syaikh Nawawi al-Bantani pada maqolah ke-24 bab tsanai menyingkap akar kesalahan manusia yang sering luput dari kesadaran. Beliau mengingatkan bahwa kehancuran moral dan spiritual tidak selalu diawali oleh dosa besar, tetapi oleh keterikatan batin pada dunia yang melahirkan penundaan amal dan pembiaran nilai. Ω†ΩŽΨΉΩΩˆΨ°Ω Ψ¨ΩΨ§Ω„Ω„ΩŽΩ‘Ω‡Ω مِنْ حُبِّ …

    Read More »
  • 14 January

    Haji: Antrean Pasar Spiritual

    Kasus dugaan penyimpangan kuota haji 2024 yang menyeret mantan Menteri Agama sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi telah menyedot perhatian publik. KPK menyebut adanya potensi kerugian negara sekitar Rp1 triliun akibat pengalihan 8.400 kuota haji reguler menjadi kuota haji khusus. Meski hingga kini angka tersebut masih bersifat potential loss dan …

    Read More »

Sismanto

Kumpul dan Berbaris . . .

Skip to content ↓