Dalam kehidupan sosial hari ini, kita menyaksikan paradoks yang semakin terasa. Kemudahan hidup bertambah, akses ekonomi terbuka, teknologi memanjakan, tetapi kegelisahan justru meluas. Banyak orang bekerja keras, memiliki penghasilan, bahkan dipuji berhasil, namun batinnya rapuh, mudah mengeluh, dan cepat menyalahkan keadaan. Syaikh Nawawi al-Bantani mengutip sebuah peringatan keras tentang sikap …
Read More »TimeLine Layout
January, 2026
-
15 January
Noto Sandal
Jumat, 2 Januari 2026, saya ikut rombongan napak tilas isyarah pendirian Nahdlatul Ulama dan singgah di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiβiyah Sukorejo, Situbondo. Pesantren besar yang lahir dari mata air keilmuan dan adab para masyayikh. Sukorejo saya datangi bukan sekadar sebagai pesantren, tetapi sebagai simpul sejarah besar jamβiyah. Dari tempat inilah …
Read More » -
15 January
Patologi Syukur
Salah satu patologi sosial paling menonjol dalam masyarakat kontemporer adalah hilangnya rasa cukup. Di tengah kemajuan ekonomi, akses digital, dan kemudahan hidup, justru muncul kegelisahan kolektif yang tidak pernah selesai. Banyak orang bekerja tanpa henti, memiliki lebih dari cukup, tetapi selalu merasa kurang. Fenomena ini melahirkan kecemburuan sosial, keluhan kronis, …
Read More » -
14 January
Menakar Waktu Pulang
Setiap kali mengingat makam Sunan Kudus, satu nama selalu muncul lebih dulu dalam batin saya: KH. Turaichan Adjhuri. Bukan semata karena beliau alim atau karena saya pernah nyantri kepadanya, tetapi karena pada diri beliau saya menemukan satu hal yang jarang dibicarakan dalam dunia pendidikan dan keilmuan modern, yaitu ilmu yang …
Read More » -
14 January
Syahwat dan Kekuasaan
Di awal Januari 2026, dunia dikejutkan oleh kabar besar dari Amerika Latin. Amerika Serikat melancarkan serangan militer ke Venezuela dan dalam operasi tersebut Presiden NicolΓ‘s Maduro beserta istrinya ditangkap. Serangan ini disertai ledakan di sejumlah titik strategis Caracas dan diikuti pernyataan resmi pemerintah AS bahwa tindakan tersebut dilakukan demi stabilitas …
Read More » -
14 January
Legitimasi Akal
Sabtu, 10 Januari 2026, saya mendapat undangan untuk mewakili PCNU Kutai Timur dalam pembukaan pelatihan dai yang diselenggarakan oleh IKADI Kutai Timur di Teras Balad. Di ruang pertemuan yang sederhana itu, saya duduk di antara para dai dengan latar belakang yang beragam. Tema pelatihan terasa aktual, tetapi yang paling mengusik …
Read More » -
14 January
Kepemimpinan Batin
Dunia modern bergerak cepat, tetapi kegelisahan manusia justru semakin dalam. Konflik, pertengkaran identitas, dan kegamangan makna sering kali tidak berangkat dari kekurangan pengetahuan, melainkan dari kerusakan batin. Di tengah situasi inilah Nashoihul Ibad karya Syaikh Nawawi Banten menghadirkan peringatan yang sederhana namun menentukan arah hidup. Pada maqolah ke-18 bab Tsanai, …
Read More » -
14 January
Nikah Siri, Poligami, dan Negara
Berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sejak 2 Januari 2026 menyingkap ketegangan lama yang belum pernah benar-benar selesai antara moral agama, hukum negara, dan praktik sosial. Isu nikah siri, perzinaan, dan poligami kembali mengemuka bukan karena KUHP terlalu represif, melainkan karena publik belum selesai memahami …
Read More » -
14 January
Menunda Kehancuran
Dalam Nashoihul Ibad, Syaikh Nawawi al-Bantani pada maqolah ke-24 bab tsanai menyingkap akar kesalahan manusia yang sering luput dari kesadaran. Beliau mengingatkan bahwa kehancuran moral dan spiritual tidak selalu diawali oleh dosa besar, tetapi oleh keterikatan batin pada dunia yang melahirkan penundaan amal dan pembiaran nilai. ΩΩΨΉΩΩΨ°Ω Ψ¨ΩΨ§ΩΩΩΩΩΩ Ω ΩΩΩ ΨΩΨ¨ΩΩ …
Read More » -
14 January
Haji: Antrean Pasar Spiritual
Kasus dugaan penyimpangan kuota haji 2024 yang menyeret mantan Menteri Agama sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi telah menyedot perhatian publik. KPK menyebut adanya potensi kerugian negara sekitar Rp1 triliun akibat pengalihan 8.400 kuota haji reguler menjadi kuota haji khusus. Meski hingga kini angka tersebut masih bersifat potential loss dan …
Read More »
Sismanto Kumpul dan Berbaris . . .