![]()
Sismanto HS Isi Materi Sekolah Islam Gender

Sabtu, 17 januari 2017 diadakan Sekolah Islam Gender (SIG) yang digagas oleh Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Cabang Kabupaten Kutai Timur.
Kegiatan yang diadakan di Masjid Agung Kutai Timur ini direncanakan selama 2 hari,pada hari Sabtu-Minggu, 7-8 januari 2017 diikuti oleh 25 peserta yang tergabung dalam Korps PMII Putri (KOPRI).
Beberapa materi Sekolah Islam Gender (SIG) yang diagendakan dalam kegiatan tersebut ‘adalah (1) gender dalam perspektif alquran, (2) gender dalam perspektif hadis, (3) fiqih perspektif perempuan, (4) konsep dasar islam, dan (5) hukum islam di Indonesia.
Sismanto HS yang kebagian sebagai pemateri hari pertama mengemukakan bahwa “saya disodori panitia dengan materi lumayan berat”gender dalam perspektif al quran”. Batasan-batasan yang ingin dikemukakan dalam materi ini adalah bagaimana memahami konteks budaya saat pewahyuan alquran dan kaitanya dengan risalah kemanusiaan islam dalam pewahyuan terutama misi pembebasan perempuan.
Materi yang memberikan kesan makna luas ini, kemudian kerucut kan menjadi dua pokok bahasan; pertama prinsip keadilan gender dalam alquran dan kedua isu-isu bias gender dalam tafsir al-qur’an.
Bagi Sismanto HS, kajian tentang gender menurut alquran ada pemilahan antara gender itu sendiri. Pertama, terminologi gender sebagai kelamin (seks) sebagai anugrah kodrati yang dimiliki oleh perempuan dari allah subhanahu wa ta’ala dan kedua, gender sebagai sebuah peran sosial budaya.
Sismanto Kumpul dan Berbaris . . .