Imam al-Ghazālī menegaskan bahwa tujuan pokok dari pernikahan adalah melanjutkan keturunan. Beliau membuka pembahasan dengan kalimat: النِّكَاحُ فِيهِ فَوَائِدُ خَمْسَةٌ: الْوَلَدُ، وَكَسْرُ الشَّهْوَةِ، وَتَدْبِيرُ الْمَنْزِلِ، وَكَثْرَةُ الْعَشِيرَةِ، وَمُجَاهَدَةُ النَّفْسِ بِالْقِيَامِ بِهِنَّ “Dalam pernikahan terdapat lima faedah: keturunan, mematahkan syahwat, pengaturan rumah tangga, memperbanyak keluarga, dan mujahadah jiwa dengan memenuhi hak-hak …
Read More »Kajian Adābun Nikāḥ Imam al-Ghazālī: Anjuran dan Peringatan dalam Pernikahan
Judul Kitab: آداب النكاح وكسر الشهوتين (Adābun Nikāḥ wa Kasru al-Syahwatayn)Judul Terjemahan: Adab Pernikahan dan Menundukkan Dua Syahwat Pengarang: Abū Ḥāmid Muḥammad bin Muḥammad al-Ghazālī (450–505 H / 1058–1111 M) Seorang ulama besar, hujjat al-islām, ahli fikih, filsafat, tasawuf, dan ushul fiqh. Lahir di Ṭūs, Khurāsān, wafat di tempat yang …
Read More »
Sismanto Kumpul dan Berbaris . . .