![]()
Om Sholawat Om
Sismanto HS
Fenomena “om telolet om” menjadi
sangat viral di media sosial maupun kehidupan nyata. Bahkan ada supir saya memasang klakson yang identik dengan om telolet ini di kendaraan minibus yang ada di perusahaan yang saya miliki.
Bagi saya, bila ingin memasang klakson kendaraan “om telolet” ini akan sangat powerfull bila menggunakan
power baterai DC 12V yang dapat menghasilkan 7 jenis nada yang berbeda.
Ingatan saya dengan “om telolet” adalah ketika saya masih usia sekolah dasar, kegiatan ini sering saya lakukan bersama teman-teman yang seusia dengan saya kalau itu. Apa yang saya lakukan? yang saya lakukan adalah saya dan teman-teman berdiri di pinggir jalan atau bahkan dengan duduk menunggu kedatangan bus yang membunyikan klakson nya dengan bunyi telolet.
Bahkan ada teman saya yang menjadikan kegiatan ini sebagai sarana “gambling” bahan untuk game atau judi kecil-kecilan lah yang dilakukan pada waktu usia sekolah dasar, kendaraan apakah yang akan datang yang akan melewati saya dan teman-teman, apakah yang datang itu bus ataukah truk? Pemenang dari game atau menebak yang datang bus atau truk ini biasanya kita pulang ke rumah digendong atau dibonceng ketika kita naik sepeda.
Om telolet tidak hanya fenomena bagi indonesia bahkan politisi dunia dan mantan presiden AS Barack Obama menulis tweet pada akun pribadinya “om telolet sebagai sebuah senjata baru”. Sementara, beberapa antropolog dan sosiolog mengatakan bahwa om telolet merupakan sebuah fenomena baru dan kritik sosial akan kejumudan berita-berita yang tidak berimbang bahkan hoak yang didapat dari media sosial.
Bila om tolet saja bisa booming dan viral mengapa tidak kita viral kan “om sholawat om”. Ada dawuh dari kanjeng nabi barang siapa mau bersholawat kepadaku satu kali maka akan dilipatkangandakan 10 kali. Jangankan kita yang hanya seorang makhluk, seorang manusia biasa saja, lha wong Alllah, Tuhan pencipta alam beserta para malaikatnya saja bersholawat kepada nabi, mengapa kita tidak?
Ayo kita sembari berdiri di pinggir-pinggir jalan, di masjid-masjid, di mushola-mushola, di lingkungan sekitar kita, baik itu kita di media nyata maupun media sosial kita ramaikan dengan “Om sholawat Om”
*Allahumma sholli ala sayyidina muhammad*
Join di FanPage facebook
https://facebook.com/sismantohs
Gabung dan dapatkan inspirasi kehidupan di https://telegram.me/peradaban
Sismanto Kumpul dan Berbaris . . .
