Khutbah Jumat: Kekuatan Wisdom & Hikmah Kehidupan

KHUTBAH PERTAMA السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْـحَمْدُ لِلَّهِ، الْـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنَ، وَلَا عُدْوَانَ إِلَّا عَلَى الظَّالِمِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، رَبُّ الْعَالَمِيْنَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، الْمَبْعُوْثُ بِالْكِتَابِ الْمُبِيْنِ، الْفَارِقِ بَيْنَ الْهُدٰى وَالضَّلَالِ، وَالْغِيِّ وَالرَّشَادِ، وَالشَّكِّ وَالْيَقِيْنِ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ …

Read More »

Belajar dari Inna: Menanggalkan Aku, Menguatkan Kita

Oleh: Sismanto HS – Ketua PCNU Kutai Timur Catatan Muskerwil I PWNU Kalimantan Timur | Ponpes Syi’chona Cholil Samarinda, 22–23 Agustus 2025 Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) pertama PWNU Kalimantan Timur yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Syi’chona Cholil Samarinda pada 22–23 Agustus 2025 bukanlah pertemuan biasa. Bagi saya, sebagai Ketua PCNU …

Read More »

Bahaya Pernikahan Menurut Imam al-Ghazālī: Tiga Āfāt al-Nikāḥ yang Mengancam

Bahaya Pernikahan (Āfāt al-Nikāḥ) قال الإمام الغزالي:“أما آفات النكاح فثلاث: الأولى وهي أقواها العجز عن طلب الحلال، والثانية القصور عن القيام بحقوق الزوجات والصبر على أخلاقهن، والثالثة أن يكون الأهل والولد شاغلًا عن الله تعالى.”(al-Ghazālī, hlm. 26) Terjemah:“Adapun bahaya pernikahan itu ada tiga. Pertama, yang paling berat, yaitu ketidakmampuan mencari …

Read More »

Faedah Nikah Menurut Imam al-Ghazali dalam Kitāb Ādāb an-Nikāḥ

Imam al-Ghazālī menegaskan bahwa tujuan pokok dari pernikahan adalah melanjutkan keturunan. Beliau membuka pembahasan dengan kalimat: النِّكَاحُ فِيهِ فَوَائِدُ خَمْسَةٌ: الْوَلَدُ، وَكَسْرُ الشَّهْوَةِ، وَتَدْبِيرُ الْمَنْزِلِ، وَكَثْرَةُ الْعَشِيرَةِ، وَمُجَاهَدَةُ النَّفْسِ بِالْقِيَامِ بِهِنَّ “Dalam pernikahan terdapat lima faedah: keturunan, mematahkan syahwat, pengaturan rumah tangga, memperbanyak keluarga, dan mujahadah jiwa dengan memenuhi hak-hak …

Read More »

Kajian Adābun Nikāḥ Imam al-Ghazālī: Anjuran dan Peringatan dalam Pernikahan

Judul Kitab: آداب النكاح وكسر الشهوتين (Adābun Nikāḥ wa Kasru al-Syahwatayn)Judul Terjemahan: Adab Pernikahan dan Menundukkan Dua Syahwat Pengarang: Abū Ḥāmid Muḥammad bin Muḥammad al-Ghazālī (450–505 H / 1058–1111 M) Seorang ulama besar, hujjat al-islām, ahli fikih, filsafat, tasawuf, dan ushul fiqh. Lahir di Ṭūs, Khurāsān, wafat di tempat yang …

Read More »

Muqaddimah Kesepuluh al-Muwāfaqāt – Hubungan Antara Naql dan Aql dalam Masalah Syariat

Dalam Muqaddimah kesepuluh, Imam al-Syāṭibī membahas prinsip penting dalam metodologi penetapan hukum Islam, yaitu posisi akal (‘aql) dan teks wahyu (naql) dalam menangani persoalan syariat. Beliau menegaskan bahwa apabila akal dan naql bersinergi dalam suatu masalah syariat, maka harus dipastikan bahwa naql berada di posisi terdepan sebagai pemimpin, sedangkan akal …

Read More »

Muqaddimah Kesembilan Kitab al-Muwāfaqāt – Klasifikasi Ilmu Menurut Imam al-Syāṭibī

Imam al-Syāṭibī dalam al-Muwāfaqāt menjelaskan bahwa ilmu terbagi menjadi tiga kategori utama. Pertama adalah ilmu inti atau ṣulb al-‘ilm, yaitu ilmu yang menjadi pokok dan landasan seluruh bangunan pengetahuan syar’i. Ciri utamanya adalah bersifat qat‘ī atau kembali pada prinsip yang qat‘ī sehingga menjadi dasar bagi tujuan para ulama yang kokoh …

Read More »

Muqaddimah Kedelapan Al-Muwafaqat: Ilmu sebagai Penggerak Amal Menurut Imam Asy-Syāṭibī

(الشاطبي، جـ 1، صـ 47–53)المقدمة الثامنة: العلم الذي هو العلم المعتبر شرعاً – أعني الذي مدح الله ورسوله أهله على الإطلاق – هو العلم الباعث على العمل الذي لا يخلي صاحبه جارياً مع هواه كيفما كان، بل هو المقيد لصاحبه بمقتضاه، الحامل له على قوانينه طوعاً أو كرها… Terjemahan BebasIlmu …

Read More »

Sismanto

Kumpul dan Berbaris . . .

Skip to content ↓